
Aku memiliki segenap jiwa dan raganya dalam pelukan mimpi. Aku menjadi laki-laki terhebat karena memilikinya dalam pelukan mimpi. Aku ingin tetap memeluknya dalam pelukan mimpi, aku ingin tetap menciumnya dalam pelukan mimpi, aku ingin tetap menyetubuhinya dalam pelukan mimpi.
Ingin rasanya waktu yang kujalani hanya untuk memimpikannya. Merasakan kebahagiaan yang hanya terekam dalam angan-anganku. Menjadi pelakon utama dalam sebuah pertunjukan drama romantis yang hanya kumainkan bersamanya, tanpa sutradara, tanpa penonton.
Semuanya akan berjalan sesuai apa yang aku dan dia ingini. Menikmati hidup ini hanya dengan mencintai dan dicintai sepenuh hati.
Tuhan..rasanya aku enggan berlari dari mimpi-mimpi ini. Tolong jangan bangunkan aku jika terjaga dari mimpi hanya akan membuat aku kehilangan.
Arya Van Java
Tidak ada komentar:
Posting Komentar